Resmi! Nadiem Bebaskan Guru dari Beban Kerja 24jam Tatap Muka, Sertfikasi Guru Dipermudah, Alhamdulilah

Tribunberita.site - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim punya permintaan khusus kepada para guru. 

Mantan Bos GoJek ini meminta para guru melakukan asesmen diagnostik untuk membantu siswa yang terdampak pandemi dan berpotensi tertinggal. 

Baca juga ; Semoga, Para Guru Honorer Tersenyum Setelah Baca Informasi Ini

Baca juga ; Kebijakan Baru! Umur 50+ Tahun Juga Bisa Jadi P3K, Ini Syarat & Cara Daftar, tanpa Kuota

"Saya mengimbau guru-guru perlu melakukan asesmen diagnostik. Asesmen dilakukan di semua kelas secara berkala untuk mendiagnosis kondisi kognitif dan non-kognitif siswa sebagai dampak pembelajaran jarak jauh (PJJ)," kata Mendikbud Nadiem dalam taklimat media Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, secara virtual, di Jakarta.

Dia menjelaskan, asesmen non-kognitif ditujukan untuk mengukur aspek psikologis dan kondisi emosional siswa, seperti kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa, kesenangan siswa selama belajar dari rumah, serta kondisi keluarga siswa. 

Baca juga ; Kabar Terbaru! SUPRES Jokowi Turun, Peluang Honorer Tua Jadi PNS Kian Dekat, Alhamdulillah Ini Alasanya

Baca juga ; CAIR SEKARANG! Cara Mudah Cek Penerima BSU Guru Honorer Kemenag, Buruan Klik Link Resminya Disini

Asesmen kognitif ditujukan untuk menguji kemampuan dan capaian pembelajaran siswa. 

Hasil asesmen digunakan sebagai dasar pemilihan strategi pembelajaran dan pemberian remedial atau pelajaran tambahan untuk peserta didik yang paling tertinggal. 

Baca juga ; Skema Gaji PNS Resmi Diubah, Tukin hingga Tunjangan Jabatan Dihapus! Ini Skema Terbarunya...

Baca juga ; CEK DISINI LANGSUNG CAIR! Link Resmi simpatika.kemenag.go.id Cek Penerima BSU Guru Honorer Kemenag

Baca juga ; Seleksi Guru P3K Mendikbud Prioritaskan Guru Honorer yang Sudah Lama Mengabdi dan Linier

Pemerintah juga melakukan relaksasi peraturan untuk guru dalam mendukung kesuksesan pembelajaran di masa pandemi COVID-19. 

“Guru tidak lagi diharuskan untuk memenuhi beban kerja 24 jam tatap muka dalam satu minggu sehingga guru dapat fokus memberikan pelajaran interaktif kepada siswa tanpa perlu mengejar pemenuhan jam,” jelas Mendikbud.

Baca juga ; Informasi Penting Khusus Bagi Guru yang Belum Memiliki Sertifikat Pendidik

Baca juga ; Mulai Januari Insentif Guru Honorer Rp1 Juta Per bulan

Baca juga ; Kabar Gembira! BKN Segera Terbitkan Surat Penetapan NIP Untuk Honorer

Dia berharap kerja sama semua pihak dapat terus dilakukan. Orang tua diharapkan dapat aktif berpartisipasi dalam kegiatan proses belajar mengajar di rumah. 

Guru dapat terus meningkatkan kapasitas untuk melakukan pembelajaran interaktif, dan sekolah dapat memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dengan metode yang paling tepat. 

Baca juga ; RESMI! Info BKN SK Pengangkatan Honorer Jadi PPPK Terbit 1 Januari 2021

Baca juga ; Kabar Gembira! BKN Segera Terbitkan Surat Penetapan NIP Untuk Honorer

“Kerja sama secara menyeluruh dari semua pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan pembelajaran di masa pandemi COVID-19,” pungkasnya. (esy/jpnn)

Demikian info yang dapat kami sampaikan. TRIBUNBERITA.SITE

0 Response to "Resmi! Nadiem Bebaskan Guru dari Beban Kerja 24jam Tatap Muka, Sertfikasi Guru Dipermudah, Alhamdulilah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel