RESMI! 2021 Skema Pangkat, Gaji, dan Tunjangan PNS Diubah, Begini Skema Terbarunya...

Tribunberita.site - Badan Kepegawaian Negara ( BKN) berencana merombak skema pangkat dan penggajian bagi para pegawai negeri sipil ( PNS) yang berlaku saat ini. 

Perumusan kebijakan tentang gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS tersebut merujuk pada amanat Pasal 79 dan 80 UU No 5/2014 tentang ASN. 

Baca juga : Hore! Seleksi Guru P3K Mendikbud Prioritaskan Guru Honorer yang Sudah Lama Mengabdi dan Linier

UU tersebut mengarahkan penghasilan PNS ke depan yang sebelumnya terdiri dari banyak komponen akan disederhanakn menjadi hanya terdiri dari komponen, yaitu gaji dan tunjangan. 

"Formula gaji PNS yang baru akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan," ungkap Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono.  

Baca juga ; CEK DISINI LANGSUNG CAIR! Link Resmi simpatika.kemenag.go.id Cek Penerima BSU Guru Honorer Kemenag

Implementasi formula gaji PNS ini nantinya dilakukan secara bertahap, diawali dengan perubahan sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada harga jabatan. 

Baca juga ; Skema Gaji PNS Resmi Diubah, Tukin hingga Tunjangan Jabatan Dihapus! Ini Skema Terbarunya...

Sementara itu, formula tunjangan PNS meliputi tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan. 

Rumusan tunjangan kinerja didasarkan pada pencapaian kinerja masing-masing PNS, sedangkan rumusan tunjangan kemahalan didasarkan pada indeks harga yang berlaku di daerah masing-masing. 

"Setiap jabatan itu nanti akan dilakukan evaluasi jabatan, dari evaluasi jabatan ini menghasilkan nilai jabatan," kata paryono. 

Baca juga Kekurangan Tenaga Pendidik, Ini Alasan Presiden Jokowi Jadikan Guru P3K Sebagai PNS

Lebih lanjut, evaluasi jabatan ini diatur dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Evaluasi Jabatan PNS. 

Penilaian kinerja dan tunjangan Capaian kinerja tersebut diatur dalam PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS. 

Baca juga ; Penjelasan Kepala BKN Soal Honorer K2 Dan NonKategori, Lengkap!

Pada Pasal 3 PP tersebut, penilaian dilakukan berdasarkan perencanaan kinerja pada tingkat individu dan tingkat unit atau organisasi, dengan memperhatikan target, capaian, hasil,  manfaat yang dicapai, dan perilaku PNS. 

Baca juga ; Kebijakan Baru! Umur 50+ Tahun Juga Bisa Jadi P3K, Ini Syarat & Cara Daftar, tanpa Kuota

Namun, Paryono belum bisa memastikan kapan skema baru ini akan mulai diterapkan. "Belum tahu, sekarang masih dalam tahap koordinasi dengan beberapa kementerian/lembaga yang terkait," ungkapnya. 

Kementerian/lembaga yang dimaksud Paryono di antaranya adalah Kementeran Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Selain itu, ada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg), dan pemerintah daerah. Paryono menyebutkan, seluruh kebijakan penetapan penghasilan PNS tersebut berkaitan erat dengan kondisi keuangan negara. 

Baca juga ; Skema Gaji PNS Resmi Berubah ! Lupakan Pangkat Dan Golongan ! Ini Skema Terbaru dan Besaran Gaji Yang Akan Diterima...

Dengan demikian, dibutuhkan upaya ekstrahati-hati serta didukung dengan hasil analisis dan simulasi yang mendalam dan komprehensif. 

"Sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang baru tentang pangkat, gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS agar nantinya tidak memberikan dampak negatif, baik terhadap kesejahteraan PNS maupun kondisi keuangan negara," jelas dia.  

Demikian info yang dapat kami sampaikan, tetap kunjungi situs kami di TRIBUNBERITA.SITE

0 Response to "RESMI! 2021 Skema Pangkat, Gaji, dan Tunjangan PNS Diubah, Begini Skema Terbarunya..."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel