Kriteria Guru Honorer Yang Tidak Mendapat BLT Subsidi Gaji Kemdikbud

Tribunberita.site - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada sekitar dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-pegawai negeri sipil (Non-PNS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun 2020.

Baca juga ; Ternyata Begini Cara Mudah Verval Ijazah S1/D4 di InfoGTK PPPK

Tapi tidak semua Guru Honorer atau Dosen Honorer bisa dapat bantuan BSU PTK Kemendikbud ini jika Guru Honorer atau Dosen Honorer itu dengan status; PNS, Pendapatan diatas Rp5 Juta, dan sedang menerima bantuan dari program Kemnaker seperti BSU BPJS Ketenagakerjaan dan Kartu Prakerja.

Baca juga ; Cek Sekarang ! SK Insentif/BLT Sudah Terbit, Siap-siap, Guru dan Tenaga Honorer akan Terima BLT 2,4 Juta Selama Tiga Bulan

Hal ini dimungkinkan karena banyak Guru Honorer yang juga pegawai swasta di lingkungan Kemnaker. 

Dikutip mantrasukabumi.com dari laman kemdikbud.go.id, pada Rabu (18 November 2020).

Baca juga ; 𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐆𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐚 𝐍𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐝𝐢𝐤𝐛𝐮𝐝, 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐞𝐬 𝐏𝐏𝐏𝐊 𝟐𝟎𝟐𝟏 𝐒𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞, 𝐒𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐇𝐨𝐧𝐨𝐫𝐞𝐫 𝐁𝐢𝐬𝐚 𝐈𝐤𝐮𝐭 𝐒𝐞𝐥𝐞𝐤𝐬𝐢 𝟑 𝐊𝐚𝐥𝐢

Syarat PTK yang mendapat BSU PTK Kemendikbud adalah warga negara Indonesia (WNI) berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan dan berstatus non-PNS serta tidak menerima bantuan subsidi upah/gaji dari Kementerian Tenaga Kerja dan bukan penerima kartu prakerja  sampai 1 Oktober 2020.

Baca juga ; 𝐀𝐥𝐡𝐚𝐦𝐝𝐮𝐥𝐢𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐂𝐀𝐈𝐑 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐈𝐧𝐢! 𝐁𝐮𝐫𝐮𝐚𝐧 𝐂𝐞𝐤 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐀𝐧𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐁𝐋𝐓 𝐆𝐀𝐉𝐈 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐇𝐨𝐧𝐨𝐫𝐞𝐫 𝟏,𝟖 𝐉𝐮𝐭𝐚 𝐑𝐮𝐩𝐢𝐚𝐡

Berbagai syarat tersebut tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (Covid-19) Tahun Anggaran 2020.

Baca juga ; 𝐀𝐥𝐡𝐚𝐦𝐝𝐮𝐥𝐢𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐂𝐀𝐈𝐑 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐈𝐧𝐢! 𝐁𝐮𝐫𝐮𝐚𝐧 𝐂𝐞𝐤 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐀𝐧𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐁𝐋𝐓 𝐆𝐀𝐉𝐈 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐇𝐨𝐧𝐨𝐫𝐞𝐫 𝟏,𝟖 𝐉𝐮𝐭𝐚 𝐑𝐮𝐩𝐢𝐚𝐡

Bantuan BSU PTK Kemendikbud akan diberikan secara bertahap sampai akhir November 2020 dengan total anggaran lebih dari Rp3,6 triliun.

“Bantuan Subsidi Upah untuk membantu para ujung tombak pendidikan yang telah berjasa membantu pendidikan anak-anak kita”, demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, pada peluncuran BSU PTK Kemendikbud, di Jakarta, Selasa (17 November 2020).  

Baca juga ; Kabar Gembira Kepala BKN Segera Terbitkan Surat Penetapan NIP Untuk Rekan Honorer di Bulan November Ini

Mendikbud berharap bantuan BSU PTK Kemendikbud ini dapat melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, kepala sekolah, pendidik pada pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidik pada pendidikan kesetaraan, tenaga pengelola perpustakaan, tenaga pengelola laboratorium, dan tenaga administrasi non-PNS di lingkungan Kemendikbud.

Baca juga ; Ternyata Begini Cara Mudah Verval Ijazah S1/D4 di InfoGTK PPPK

Bantuan BSU PTK Kemendikbud ini disalurkan kepada 162 ribu dosen perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta; 1,6 juta guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta; dan 237 ribu tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.

Baca juga ; 𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐆𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐚 𝐍𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐝𝐢𝐤𝐛𝐮𝐝, 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐞𝐬 𝐏𝐏𝐏𝐊 𝟐𝟎𝟐𝟏 𝐒𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞, 𝐒𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐇𝐨𝐧𝐨𝐫𝐞𝐫 𝐁𝐢𝐬𝐚 𝐈𝐤𝐮𝐭 𝐒𝐞𝐥𝐞𝐤𝐬𝐢 𝟑 𝐊𝐚𝐥𝐢

Menurut Mendikbud, Pemerintah selalu mengutamakan kesederhanaan kriteria sehingga memudahkan para calon penerima dalam memperoleh bantuan.

“Syarat ini agar bantuan adil dan tidak tumpang tindih sehingga tidak ada individu yang menerima bantuan berlimpah dari pemerintah, sementara yang lain tidak mendapatkan,” jelas Mendikbud. 

Baca juga ; Ini Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Tenaga dan Guru Honorer Beserta Cara Cek

sumber: mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com

0 Response to "Kriteria Guru Honorer Yang Tidak Mendapat BLT Subsidi Gaji Kemdikbud"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel