Kado Mendikbud Buat Seluruh Guru Honorer Ditengah Badai Corona

Tribunberita.site - Halo Rekan-rekan semua yang berada diseluruh Indonesia,

Pencairan gaji guru honorer yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dipermudah selama pandemi virus Corona (COVID-19). 

Baca juga ; Mulai Januari Insentif Guru Honorer Rp1 Juta Per bulan

Kemendikbud menghapus ketentuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sebagai salah satu syarat guru honorer dapat menerima gaji dari dana BOS.

Ketentuan di atas dihapus dalam Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler.

Baca juga ; Ternyata Begini Cara Mudah Verval Ijazah S1/D4 di InfoGTK

Dikutip dalam Permendikbud tersebut, pembiayaan pembayaran honor tersebut diberikan kepada guru yang berstatus bukan aparatur sipil negara (ASN) dan harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Syaratnya yang bersangkutan harus tercatat pada Dapodik per 31 Desember 2019, belum mendapatkan tunjangan profesi, memenuhi beban mengajar termasuk mengajar dari rumah dalam masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Baca juga ; Cek Sekarang ! SK Insentif/BLT Sudah Terbit, Siap-siap, Guru dan Tenaga Honorer akan Terima BLT 2,4 Juta Selama Tiga Bulan

Di masa pandemi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim juga meniadakan ketentuan pembayaran honor paling banyak 50% melalui dana BOS. 

Artinya kepada kepala sekolah diberikan kebebasan untuk memberikan gaji kepada guru honorer yang berlaku selama merebaknya virus Corona. Jumlahnya bisa lebih dari 50%.

Baca juga ; Kabar Gembira! BKN Segera Terbitkan Surat Penetapan NIP Untuk Honorer

Melalui aturan tersebut, dana BOS juga boleh dipakai untuk beli paket internet bagi pelajar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) bisa digunakan untuk membeli kuota internet para guru dan peserta didik. 

Baca juga ; Penjelasan Kepala BKN Soal Honorer K2 Dan NonKategori, Lengkap! 

Kebijakan ini merupakan salah satu upaya penyesuaian di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

"Dana BOS bisa digunakan, dana BOS kita bisa diadaptasi selama masa krisis ini bisa untuk membeli kuota (internet) pada para guru dan juga siswa. 

Baca juga ; Guru Honorer Jangan Khawatir, Ada Kabar Gembira Dari Menteri Nadim

Jadi diperbolehkan untuk menambah subsidi kuota internet," kata Nadiem dalam telekonferensi yang diselenggarakan Kemendikbud.

"Berapa banyaknya (alokasi dana BOS) tidak ada butiran aturannya. Karena dana BOS itu terserah kepala sekolah bagaimana mengalokasikannya. 

Baca juga ; Kabar Gembira Buat Guru Honorer Soal Honor Selama Libur Covid-19, Ini Penjelasannya

Tetapi ada butir-butir lini yang kita berikan diskresi kepala sekolah untuk menggunakan," imbuhnya.

Nadiem menjelaskan dana BOS sebetulnya memang tidak boleh digunakan untuk membeli kuota internet. 

Baca juga ; Ini Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Tenaga dan Guru Honorer Beserta Cara Cek

Namun, karena saat ini diberlakukan kebijakan belajar dari rumah, dana BOS bisa digunakan untuk membeli kuota internet.

"Misalnya tadi kan tidak boleh menggunakan kuota untuk murid, sekarang diperbolehkan. Tadinya dana BOS alokasi di limit 15% untuk honorer, sekarang kita bisa lepaskan 50%. 

Baca juga ; Kabar Gembira, Honorer 35 Tahun ke Atas Diusulkan Menjadi PNS Tanpa Tes, Tetapi....

Jadinya peraturannya itu bukan jumlah rupiahnya berapa, peraturannya itu sekarang boleh digunakan untuk itu (alokasi kuota internet). 

Presentasi dialokasikannya berapa itu ditentukan oleh kepala sekolah masing-masing," papar Nadiem.

Sumber: finance.detik.com

Demikian informasi yang dapat kami berikan, kami senantiasa menyuguhkan informasi terbaru, berita terbaru yang dapat dipercaya kebenaranya dari situs-situs resmi yang kami rangkum. 

0 Response to "Kado Mendikbud Buat Seluruh Guru Honorer Ditengah Badai Corona"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel