BLT Guru Honorer Cair, Cek Syaratnya untuk Jadi Penerima

Tribunberita.site - Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT guru honorer dan dosen non-PNS siap dicairkan. Kebijakan tersebut diambil oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemedikbud) sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah untuk tenaga pendidik.

BLT guru honorer dan dosen dengan besaran nominal Rp1,8 juta tersebut akan diberikan kepada 2 juta penerima yang telah melengkapi persyaratan penerimaan BSU tenaga pendidik non-PNS.

Nadiem Makariem mengakui bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 ini menjadi faktor utama terganggunya pendapatan para pendidik.

Hal tersebut menjadi modal serius Kemendikbud untuk turun tangan membantu para guru dalam hal ekonomi.

“Salah satu hal kenapa pemerintah melakukan bantuan subsidi upah adalah untuk membantu ujung tombak pendidikan kita di berbagai macam sekolah kita yang sudah berjasa untuk membantu pendidikan anak-anak kita, tapi mungkin di situasi seperti pandemi ini ada berbagai macam gejolak, bukan saja di bidang pembelajaran tetap juga bidang ekonomi,” kata Nadiem.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menegaskan, tidak ada faktor pembeda antara pendidik yang bekerja di lembaga pendidikan negeri atau swasta. 

Menurutnya, semua memiliki peranan dan jasa yang sama besarnya.

Berdasakan alasan tersebut, pihaknya juga tidak akan membedakan jumlah bantuan yang diberikan kepada tenaga pendidik dimanapun mereka bekerja.

Penerima BSU yang dimaksud terdiri dari guru, dosen, guru yang bertugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga keperpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.

Dari sekian kriterian penerima bantuan tersebut, didapati sekitar 2 juta calon penerima yang terdiri dari berbagai lembaga pendidikan dibawah naungan Kementarian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kami menyasar total sekitar lebih dari 2 juta (orang), 162 ribu dosen dari PTN (perguruan tinggi negeri) dan PTS (perguruan tinggi swasta), dan sedikit lebih dari 1,6 juta guru dan pendidik non-PNS pada satuan pendidikan negeri dan juga swasta, dan 237 ribu tenaga perpustakaan, operator, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi,” kata Nadiem menambahkan.

Sementara itu, jumlah total anggaran yang akan diberikan kepada 2 juta calon penerima tersebut adalah Rp3,67 triliun.

Nadiem Makarim menyampaikan bahwa persyaratan untuk mendapatkan bantuan subsidi upah pun sangat sederhana, diantaranya:

1. Warga Negara Indonesia (WNI);

2. Berstatus bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS);

3. Memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan;

4. Tidak menerima Bantuan Subsidi Upah/Gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker); dan

5. Tidak menerima Kartu Prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengharapkan, bantuan sebesar Rp1,8 juta per orang tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima.

Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan penerimaan bantuan tersebut diharapkan dapat tepat pada sasaran.

“Tidak ada individu yang menerima bantuan berlimpah sehingga yang lain tidak mendapatkan. Ini merupakan suatu kriteria kami yang sangat sederhana sehingga semua bisa menerima dengan cepat dan efisien,” ucap Nadiem.***

sumber ; jurnalgarut.pikiran-rakyat.com

0 Response to "BLT Guru Honorer Cair, Cek Syaratnya untuk Jadi Penerima"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel